Showing posts with label Tempra. Show all posts
Showing posts with label Tempra. Show all posts

Monday, 3 August 2015 0 komentar

Tempra Mom of The Month (Juni 2015)

Bulan Juni memang Istimewa bagi saya karena bertepatan dengan ultah si bayi dan Ayahnya yang sama-sama jatuh pada tanggal 13 Juni. Jadi ingat kembali Juni tahun 2014 kemarin saat menunggu kelahiran si Bayi. Sungguh tak disangka si Bayi memilih tanggal yang sama dengan Ayahnya, padahal HPLnya sekitar tanggal 20 Juni. Pengalaman tahun lalu ini membuat saya memahami apa artinya ngidam,kontraksi palsu dan kontraksi selama 2 hari yang rasanya mulesss minta ampun. Pengalaman memang guru yang berharga dalam memahami hal-hal yang  tak pernah dipercayai sebelumnya.

Juni 2015 Tak terasa satu tahun sudah berlalu sejak saat itu. Genap satu tahun kami jadi orangtua untuk si Bayi. Sudah banyak suka-duka dilalui bersama, salah satunya yang kami alami bersama Tempra yang kemudian saya ikut sertakan untuk mengikuti program Tempra Mom of The Month.

Baca :  Pertama kali merawat demam pada bayi, Jangan Panik! Selalu sedia Tempra di rumah



Kebetulan saat saya ikut daftar program Tempra Mom of The Month, ada juga program lainnya yang namanya Birthday kid of the week (BKOTW) yang syaratnya cukup dengan kirim foto dan akte kelahiran si kecil. Sayangnya kami tidak beruntung pada program ini.

                                           Sumber  gambar: FP One Thousand Smile

sayang gak menang tapi lumayan bisa mejeng di Fp tempra


Sedikit kecewa karena gagal di program Birthday kid of the week, namun tak menyesal karena di program  Mom of The Month bisa mendapat kebahagiaan



Kami sangat berterimakasih pada Tempra yang sudah memberi solusi penurun panas saat si bayi demam dan kami juga sangat berterima kasih karena pengalaman keluarga kami saat merawat Bayi bisa terpilih sebagai pemenang ke-3 untuk program Tempra Mom of The Month.

Ini dia oleh-oleh dari program Tempra Mom of The Month, sangat bermanfaat sekali.
  1. Paket Produk Taisho+ 1 buah tas kecil
  2. Voucher Carefour 200rb
  3. Paket Tupperware Tiwi fun Set
*) Review produk menyusul di postingan berikutnya
Sumber Gambar : Dokumentasi pribadi @nirariestia 
Penampakan hadiah dari Tempra Mom of Month



Sunday, 7 June 2015 3 komentar

Pertama kali merawat demam pada bayi, Jangan Panik! Selalu sedia Tempra di rumah

Bicara mengenai demam sepertinya sudah tidak aneh lagi karena demam adalah respon tubuh terhadap suatu gejala. Ibarat  ‘alarm’  yang memperingatkan jika pada tubuh sedang terjadi infeksi bahkan dehidrasi. Saat bayi terserang demam,satu-satunya yang terpikir hanyalah bagaimana cara penanganan dan perawatannya,  lalu apakah obat demam yang aman untuk  bayi / anak supaya cepat sehat.  

Tanggal 4 November 2014 adalah pertama kalinya si bayi mengalami sakit. Suhu badannya lebih dari 38 C dan ini jadi pengalaman pertama bagi saya dan suami merawat bayi yang sedang demam.  Saat itu bayi saya usianya belum genap 5 bulan. Kondisi cuaca saat itu memang sudah masuk musim hujan dan teman-teman si bayi di daycare pun banyak yang sedang sakit. Jadi bisa saja si bayi tertular atau mungkin daya tahan tubuh si bayi sedang lemah karena kondisi cuaca. Apalagi si bayi pulang-pergi ke daycare pakai motor,jadi ada faktor ‘masuk angin’ yang bisa turut berpartisipasi menjadi penyebab penyakit.

Pernah saya dengar dari seorang  teman katanya bayi bisa bertahan dari serangan penyakit sampai usia  6 bulan,tergantung  situasi,kondisi lingkungan/cuaca dan seberapa banyak imun yang diserap dari ASI. Sesuai pengamatan sehari-hari, dalam kondisi normal rata-rata bayi mengalami sakit untuk pertama kalinya sekitar  usia 3-6 bulan. Namun saya belum menemukan data yang valid untuk analisa ini.

Panik,bingung  dan lelah sudah pasti dialami oleh para orangtua saat pertama kali merawat bayi yang sedang sakit. Apalagi ditambah dengan kondisi bayi yang terus-menerus menangis,rewel dan selalu minta digendong,hal tersebut wajar karena bayi belum bisa mengatakan apa yang mereka rasakan dan itulah cara bayi menyampaikan pada orangtuanya.

Saat pertamakali bayi demam, yang sudah saya lakukan adalah :
  1. Sedia termometer di rumah,pantau dan waspadai jika suhu tubuh lebih dari 37,5 C.
  2. Segera beri pertolongan pertama dengan kompres air hangat. 
  3. Terus diberikan minum ASI yang banyak supaya tidak dehidrasi
  4. Pergi ke Apotek terdekat untuk menanyakan rekomendasi obat turun panas yang aman dan ampuh, dari Apotek tersebut saya kenal Tempra

Tempra ada beberapa jenis yang bisa dipilih sesuai kebutuhan (tergantung usia anak). Tempra yang cocok untuk kondisi bayi saya saat ini adalah Tempra Drops (untuk anak usia 0-1 tahun),detil fisik dan kemasan bisa dilihat pada gambar diatas. Informasi  Komposisi Tempra oral drop 15ml mengandung 80mg Parasetamol. 

Sejak saat itu saya selalu sedia Tempra dirumah, untuk jaga-jaga jika si bayi demam lagi dan ternyata benar sebulan kemudian si bayi sakit batuk yang juga pakai demam. 

Namanya juga bayi jangan heran kalau tiap pergantian cuaca, tumbuh gigi, sakit batuk, pilek/flu,habis imunisasi, semua disertai demam. Dan yang tak kan pernah saya lupa adalah saat baru pulang mudik dari Bandung, si bayi terkena diare yang juga disertai demam sampai saya bawa ke dokter karena sudah tiga hari masih belum sembuh. 

Saat konsultasi ke Dokter saya sampaikan bahwa si bayi sudah saya beri Tempra makanya Dokter tidak memberi tambahan obat penurun panas lagi karena memilih Tempra adalah pilihan yang tepat. Malah dari konsultasi tersebut saya jadi dapat pencerahan bahwa dalam menangani demam tidak boleh dikompres air es,obat penurun panas diberikan ketika suhu tubuh mencapai 38 C dan dosis obat penurun panas yang pakai drop (seperti Tempra) rumus dosis obatnya adalah berat badan dibagi 10 (misal berat badan bayi 8 kg maka obat yang perlu diminum sebanyak 0,8ml).

Jadi setia pada Tempra, Apalagi  setelah tau bahwa Tempra sudah dipercaya selama 40 tahun sebagai obat penurun panas bagi bayi dan Anak. Jangan ragu untuk selalu sedia Tempra di rumah!

Alhamdulillah Tulisan ini terpilih sebagai pemenang ke-3 Tempa Mom of the month, Pengumuman pemenang dan dokumentasi bisa diliat disini