Showing posts with label Clodi. Show all posts
Showing posts with label Clodi. Show all posts

Wednesday, 27 May 2015 0 komentar

ECOBUM Universal Cover, Inovasi Terkini Solusi ber-Clodi dalam Segala Kondisi

Memang benar apa kata pepatah kalau penyesalan pasti selalu hadir di belakang. Penyesalan yang saya alami dalam episode kali ini adalah tentang Cloth Diaper alias Clodi yang saya rasakan setelah hampir setahun menjalani suka-duka ber-Clodi. Menyesal saya dahulu terlalu 'memandang sebelah mata' pada keunggulan Clodi tipe cover sehingga hampir semua koleksi Clodi milik bayi saya adalah clodi tipe pocket. Sebenarnya sih punya juga Clodi yang tipe cover, tapi koleksinya cuma ada satu saja dan satu-satunya clodi tipe cover yang kami miliki itu diperoleh secara gratisan dari kado (kelihatan banget ya,kalo ga nat beli clodi tipe cover :p).

Awal kisah penyesalan saya dimulai saat kami bertiga (saya,bayi dan papa bayi) berlibur ke rumah nenek di Bandung pada bulan Februari 2015 (hampir empat bulan yang lalu). Saat berkemas-kemas pastinya kami membawa semua clodi (totalnya cuma ada 11 clodi) untuk dipakai sehari-hari oleh si bayi seperti biasanya kalau sedang di rumah.

Sebelumnya saya tidak terlalu merisaukan perbedaan kondisi cuaca antara di Jogja dan di Bandung. Biasanya kalau di Jogja tak pernah ada cerita kehabisan clodi karena alasan clodi belum kering (paling lama dijemur 12 -18 jam clodi sudah kering maksimal), rahasianya clodi di cuci di mesin cuci satu tabung jadi kondisi clodi selesai cuci sudah agak setengah kering lalu dibantu oleh kondisi cuaca cerah yang sangat mendukung makanya clodi jadi cepat kering.

Saat berlibur di Bandung saya pikir perihal cuci mencuci clodi akan baik-baik saja, paling-paling kemungkinan terburuknya cuma cuci-kering-pakai plus harus disetrika paksa insert-nya. Tapi kenyataan yang terjadi justru lebih pahit dari yang dibayangkan, meskipun sudah kejar tayang 'cuci-kering-pakai' tetap saja keteteran, maklum lah di Bandung cuacanya banyak mendung selain itu di rumah Bandung mesin pengeringnya rusak jadi harus pasrah mencuci dengan kondisi apa adanya.

Alhasil clodi (pocket+insert) jadi lama banget dijemurnya,baru kering pada hari kedua atau ketiga setelah mencuci. Kalau insert-nya saja  yang susah kering sih saya maklum soalnya insert kan memang tebal jadi wajarlah kalau agak susah kering pas cuaca mendung. Tapi kalau sampai pocket-nya juga susah kering,itu baru diluar dugaan karena biasanya kalau di Jogja jemur pocket paling lama tak sampai 12 jam juga sudah kering.

Dalam kondisi seperti ini (Komplikasi antara mencuci manual tanpa bantuan mesin cuci/pengering ditambah dengan cuaca mendung) saya menyaksikan kenyataan yang tak  pernah disadari sebelumnya.bahwasanya clodi yang paling cepat kering adalah clodi yang tipe cover. Ya!! dalam kondisi seperti ini, Clodi tipe cover adalah Juaranya.

Karena cuma clodi tipe cover saja yang paling cepat kering, sempat terpikir untuk 'mengoplos' cover clodi dengan insert seadanya yang saya miliki. Tapi ternyata prakteknya tidak sesederhana itu karena cover clodi yang saya punya perlu insert  yang memiliki kancing snap,sedangkan tidak semua insert clodi yang saya miliki ada kancing snap-nya (sebagian besar insert yang saya punya tidak ada kancing snap-nya. dan kalaupun ada itupun tidak semuanya bisa sesuai dengan cover clodi yang ada),

Berdasarkan pengalaman ini, saya coba browsing dan cari info selengkap-lengkapnya sampai akhirnya saya temukan ECOBUM Universal Cover. Mungkinkah ECOBUM Universal Cover adalah solusinya? sebelum memikirkan jawabannya, ada baiknya kita lihat dulu gambar dibawah ini.
Sumber gambar : Ecobum.net
Setelah melihat gambar ECOBUM Universal Cover diatas, saya temukan keunggulan ECOBUM Universal Cover, diantaranya :

  1. Bentuk ECOBUM Universal Cover adalah cover, sudah jelas lebih cepat kering daripada yang tipe pocket
  2. Untuk mempertahankan posisi insert supaya tidak bergeser saat si kecil aktif,  Clodi tipe cover lainnya menggunakan satu kancing snap saja sedangkan ECOBUM Universal Cover menggunakan double Flap (terletak di depan dan belakang *lihat pada gambar) dari bahan PUL waterproof  yang mampu mencegah kebocoran di area perut dan punggung juga mampu mencegah insert menyembul keluar.
  3. Sesuai dengan namanya ECOBUM Universal Cover, maka keuntunganya kita bisa pake insert apapun dari merk apapun juga boleh, baik ada ataupun tidak ada kancing snap-nya dan tak perlu khawatir perbedaan ukuran kancing snap di insert dan yang ada di cover, karena untuk menahan insert bukan kancing snap tapi flap-nya 
  4. Tidak perlu insert khusus karena bisa  menggunakan soaker dari prefold, insert, alas ompol atau kaos yang dimodifikasi sebagai penyerap urin. 
  5. Closure/pengait ECOBUM Universal Cover menggunakan kancing snap sehingga lebih kuat,tidak mudah dibuka oleh tangan si kecil dan tentunya lebih awet daripada yang closure-nya dari velcro


Bagi yang masih penasaran pada spesifikasi ECOBUM Universal Cover, berikut saya sertakan keterangannya :
  • Ukuran untuk Berat Badan : 3-16 kg
  • Closure : Snap/ kancing
  • Outer : Polyurethane Laminated (PUL)
  • Inner : Polyurethane Laminated (PUL)

Fitur:
  • Universal: Bisa menggunakan soaker dari prefold, insert, alas ompol atau kaos yang dimodifikasi sebagai penyerap urin.
  • 2 flap dari PUL waterproof mencegah prefold menyembul keluar dan mencegah kebocoran diarea bokong dan perut.
  • Fit double leg gusset menggunakan elastik yang lembut sehingga nyaman dan tight fitting di paha bayi yang dapat mencegah kebocoran samping secara maksimal.
  • Snap pinggang 2 baris sehingga pemakaian lebih mudah & lebih rapi.
  • Hip snap mencegah wing drop
  • Snap kuat dengan snap dan lis tepi full color
  • Available dalam 10 motif super cute
  • Material Cover 100% PUL dan lembut sehingga mudah dibersihkan & cepat kering.
  • Ideal untuk newborn dan anak yang sedang belajar toilet training atau yang menginginkan berpopok kain dengan cara yang sangat praktis, simple, dan hemat.
  • Keterangan lebih lanjut silakan kunjungi Ecobum.net

ECOBUM  berhasil mengubah pandangan saya terhadap clodi tipe cover. Harga ecobum juga terjangkau sepadan antara harga dengan manfaatnya. Oleh karena itu sangat layak jika Ecobum dikatakan sebagai clodi murah berkualitas.

Pengalaman ber-Clodi dalam segala jenis kondisi cuaca mengantarkan saya lebih mengenal  ECOBUM Universal Cover. Ya, tak salah lagi,... Ecobum memang Clodi murah berkualitas dengan Inovasi Terkini yang memberikan Solusi ber-Clodi dalam Segala Kondisi

Semoga akan makin banyak ibu yang beralih ke Cloth Diaper.
ECOBUM Universal Cover, Inovasi Terkini Solusi ber-Clodi dalam Segala Kondisi


Saturday, 29 November 2014 0 komentar

Si Bayi dan Clodi Bebibum

Clodi Bebibum adalah clodi pertama dan satu-satunya yang saya dapat secara gratis dari kuis online (lumayan dapat bonus,padahal targetnya cuma punya 10 clodi saja). Selain itu Bebibum juga satu-satunya clodi si bayi yang bentuknya cover (lainnya tipe pocket). Kelebihannya adalah cover cepat kering dan bisa ganti insert tanpa ganti cover clodi.

Mengapa saya bisa dapat clodi gratis. Berikut ceritanya, tanggal 12 November 2014 bertepatan dengan peringatan hari Ayah Fanpage Pem-pem & Bebibum Clothdiaper mengadakan kuis singkat yang berupa pertanyaan dan jawabannya langsung boleh ditulis pada kolom komentar, pertanyaannya adalah :
Masih suasana Hari Ayah, hal apa yang membuat bunda dan ayah menjadi kompak?
Ada hadiah menarik untuk anda yang beruntung. Ditunggu jawabannya :-)
Kebetulan sekali saat itu saya sedang mengedit foto bertemakan hari Ayah,niatnya sih cuma untuk arsip pribadi tapi ketika melihat Fanpage Pem-pem & Bebibum Clothdiaper sekalian saja fotonya saya gunakan untuk melengkapi postingan jawaban di kolom komentar
Gambar: Dokumentasi Pribadi


Tak disangka pengumumannya cepat sekali hanya selang 6 hari yaitu tanggal 18 November 2014 dan alangkah senangnya saya karena ada nama saya tercantum disana sebagai pemenang 1 clodi bebibum. saya baru melihat pengumumannya pada tangal 21 November 2014 dan langsung saja saya kirim data diri sebelum keburu lupa  (maklum setelah ada Bayi jadi susah kalo mau onlen).

Lumayan banget hari gini dapat gratisan Bebibum yang ternyata satu produksi dengan Pem-pem yang sudah jadi merk clodi favorit kami (jadi inget pertama kali beli clodi dan langsung cocok ya cuma Pem-pem).  

Pengiriman hadiahnya pun ternyata tak kalah cepatnya memang bener-bener sip deh. Tanggal 25 November 2014, paket Bebibum sudah mendarat dengan manis di meja kantor saya (alamat kirimnya pakai alamat kantor,hhee ). Saat ini Clodinya masih di pre wash menunggu 3x cuci-kering-cuci-kering-cuci-kering.

Terimakasih Pempem & Bebibum. 
Kirimannya bertepatan dengan musim hujan jadi sangat bermanfaat sekali buat si bayi. Semoga makin banyak Ibu yang beralih ke clodi. Untuk lingkungan yang lebih bersih dan lebih sehat

0 komentar

Suka Duka Pakai Clodi

Hayoooo Pilih yang mana??

Mungkin saya memang bukan orang yang benar-benar pecinta lingkungan,mungkin saya hanyalah orang yang terlalu sadar ekonomi (baca:Irit) yang terjangkit virus go green setelah melihat banyaknya ibu yang memberikan clodi pada bayinya, maka ketika si Bayi akan lahir saya sudah merencanakan untuk tidak memakaikan popok sekali pakai (pospak),saya sudah mantap untuk memakaikan clodi karena didasari beberapa alasan diantaranya:
  1. Walaupun clodi harganya mahal tapi seiring berjalannya waktu kita bisa merasakanbahwa dengan memakai clodi berarti tidak perlu lagi membuat anggaran belanja popok di bulan-bulan berikutnya
  2. Dengan memakai clodi,tidak perlu khawatir lupa membeli popok saat stok pospak habis (Tidak perlu repot-repot cari promo diskon popok :p)
  3. Kalau beli popok sekali pakai walaupun murah tapi kita membeli popok untuk dibuang, sedangkan kalau membeli clodi walaupun agak mahal tapi bermanfaat untuk selamanya bahkan bisa diwariskan ke Adiknya, ke Bayi saudara atau Bayi lainnya
  4. Tidak nambah-nambahin sampah yang memang sudah banyak
  5. Setiap iklan popok sekali pakai selalu disebutkan bahwa popok tersebut karakternya lembut dan mirip kain,saya pikir kenapa gak sekalian pakai popok kain saja. 
  6. Memakai popok kain juga dipercaya dapat menjaga kulit bayi lebih sehat  karena pori-pori kulit bisa bernapas (walaupun beresiko bocor), tidak terlalu kedap seperti pospak
  7. Memakai popok kain diharapkan Bayi bisa segera lulus toilet training,karena jika terlalu terbiasa memakai pospak dikhawatirkan Bayi terlalu nyamankarena terbiasa selalu kering  
Dan memang benar semua pertimbangan saya terbukti setelah mencoba clodi,kebayang kalau harus selalu pakai popok sekali pakai tiap kali pergi-pergi berapa borosnya, hhee..mending kalau perjalanan jauh dan gak sempat nyuci mungkin butuh pospak biar praktis,tapi kalau cuma main ke rumah tetangga atau ikut imunisasi atau arisan ya cukup pakai clodi saja.

Awalnya si Bayi tidak rutin pakai Clodi sepanjang hari karena rencananya clodi cuma untuk dipakai di daycare. jadi pada awalnya clodi si Bayi hanya dipakai sesekali saja seperti saat umur 7 hari waktu kontrol ke dokter anak lalu dipakai saat mudik lebaran dan dipakai tiap berangkat imunisasi dan kalo si Bayi ikut emaknya arisan 

Si Bayi mulai tiap hari pakai Clodi pas sudah masuk daycare (hanya siang sampai sore saja) tapi Cuma 1 bulan aja,selanjutnya pihak daycare agak keberatan dengan clodi dan minta dibawakan popok sekali pakai. Alasannya karena clodi bocor (lembab dan Pup bisa keluar dari sela-sela paha/clodi longgar di paha), dari sinilah saya agak kecewa karena hal tersebut jarang saya alami ketika memakaikan clodi di rumah,terlebih karena saya sudah beli 10 clodi.

Pikir saya barangkali bundanya lupa mengecilkan settingan kancing untuk lingkar paha,besoknya saya beri clodi yang sudah saya kancingkan lingkar pahanya,tapi tetap saja bundanya di daycare meminta saya untuk membawakan popok sekali pakai bahkan semakin sering mengingatkan saya. 

Sampai pada suatu saat koq rasanya makin banyak bunda yang ‘bilangin’ saya supaya bawa pospak, rasa-rasanya meminta Bunda untuk memakaikan Clodi pada si Bayi begitu tampak merepotkan dan saya simpulkan saja bahwa mulai saat itu memakai pospak sudah naik pada level wajib. 

Akhirnya saya mengalah dan membawakan pospak untuk si Bayi, walaupun dengan berat hati,tapi yasudahlah yang penting si Bayi tetap di jaga dan diperhatikan selama saya bekerja. saya sudah cukup bersyukur karena sudah terbantu menemukan  solusi pengasuhan anak tanpa harus mempekerjakan asisten rumah tangga (namanya juga menitipkan anak ,sudah jelas bahwa pihak orang tua-lah yang membutuhkan jasa layanan mereka)

Walaupun rasanya masih belum rela si Bayi pake pospak,tapi saya coba bayangkan dan mendalami perasaan Bunda di daycare dan mencari jawaban kemungkinan alasan-alasan mengapa mereka  tidak mau memakaikan clodi. Jawaban yang paling memungkinkan diantaranya:
  1. Mungkin Bundanya risih kalau harus menyimpan clodi kotor,masuk lagi kedalam tas bersama perlengkapan lainnya karena seluruh pakaian kotor kembali dibawa pulang termasuk yang terkena kotoran bayi (sebenarnya kami tidak terlalu masalah dengan hal ini)
  2. Mungkin khawatir tertukar antara clodi bayi yang satu dengan yang lain, Pengalaman di daycare si Bayi pernah kehilangan bantal,bedong,selimut,topi,kaos kaki (barangnya sebagian besar kembali lagi,tapi ada juga yang hilang). Saya akui tidak mudah jika harus menghapalkan pakaian dan berbagai aksesoris apalagi jika bayi yang dititipkan jumlahnya lumayan banyak
Sejak saat itu tiap ke Daycare si Bayi sudah tidak membawa bekal clodi lagi. Clodi si Bayi jadi full dipakai di rumah atau kalau si Bayi lagi pergi-pergi bersama mama-papanya saja. Tiap ke Daycare Clodi hanya di pakai untuk berangkat saja (pengennya sih pergi dan pulang dari Daycare si Bayi dipakaikan Clodi saja,biar di rumah bebas dari limbah pospak). Bersyukur meskipun kalo di rumah full pake clodi, si Bayi gak pernah sampai ruam karena tiap 3 jam di ganti clodi.

Harapan saya semoga produsen Clodi bisa lebih meningkatkan kualitas produknya,supaya bisa menghapus anggapan bahwa pakai Clodi itu merepotkan. 

Mudah-mudahan di masa yang akan datang apapun popok yang dipakai semoga akan ada solusi yang lebih baik yang menguntungkan dari segi kesehatan,praktis dan ekonomis serta bisa diterima oleh tiap individu juga bisa lebih ramah lingkungan.
Miris kalo liat gambar begini, tapi bagaimana lagi,...
 setidaknya saya sudah mencoba untuk mengurangi sampah walau kadang kondisi tidak memungkinkan

(All Image on this posts by Goo gle) 

-hanya sekedar opini berdasarkan pengalaman pribadi-

Friday, 28 November 2014 0 komentar

Clodi dan si Bayi

Pertama kali tau clodi berawal dari postingan iklan sebuah online shop di facebook yang saya baca saat cuti hamil. Iklan clodi tersebut cukup membangkitkan jiwa ‘irit n go green’. Sejak lihat postingan clodi itu saya tertarik untuk membeli clodi tapi belum berani membeli secara online takut kualitas dan harganya kurang sesuai (ternyata harga clodi memang lumayan )

Rasa penasaran saya pada clodi belum berakhir sampai akhirnya saat usia kandungan memasuki 8 bulan saya coba cari toko yang jual clodi secara offline dan ternyata saya temukan di Toko W***** (salah satu toko peralatan bayi terbesar di Jogja) tapi yang pertama kali saya temukan adalah celana sistem lampin merk Benice kids kemudian saya coba dulu membeli satu. Masih di  toko tersebut tapi di cabang lain akhirnya saya temukan juga si clodi,tapi saya cuma melihat sedikit pilihan merk clodi,yang paling saya ingat yaitu merk Pem-pem! dan George. Setelah melalui proses seleksi dan berunding singkat dengan calon papa bayi akhirnya kami pilih clodi merk Pem-Pem!!.


Clodi Pem-pem!! pertama kali dipakai Bayi saat umur 7 hari waktu kontrol ke dokter anak lalu dipakai saat mudik lebaran dan dipakai tiap berangkat imunisasi dan kalo si Bayi ikut emaknya arisan  :D

Dari pengalaman pertama memakai Clodi ternyata cocok lalu saya tertarik untuk membeli beberapa clodi lagi sebagai koleksi tambahan. Setelah baca review dari beberapa blog dan membaca di berbagai postingan dan forum ibu-ibu di media online ternyata mereka menyarankan untuk membeli Clodi dari berbagai Merk dan berbagai Tipe karena tiap merk dan tipe masing-masing memliki kelebihan dan kelemahan sendiri. 

Berdasarkan pendapat itu lalu saya membeli Clodi merk lain selain Pem-Pem!! diantaranya  Cluebebe,Pokado,GG,GG eco,Klodiz,Minikinizz,Bambola. Selain Clodi saya juga sempat membeli celana sistem lampin merk Benice Kids. Jadi Total clodi yang saya beli sebanyak 10 Clodi + 1 celana sistem lampin.
Iseng-iseng ikut kuis di fp pempem ternyata dapat clodi Bebibum jadi . Sehingga Total clodi yang si Bayi punya 11 Clodi + 1 celana sistem lampin.