Showing posts with label Breastpump Manual. Show all posts
Showing posts with label Breastpump Manual. Show all posts

Saturday, 17 February 2018 5 komentar

Ingat AVENT saat Mempersiapkan Nutrisi Terbaik Untuk Bayi dan Anak #TUMBloggersCompetition #AventsahabatBunda

Kegiatan mempersiapkan nutrisi untuk anak mengingatkan pada saat Kelahiran anak pertama saya. Kegiatan itu adalah barang baru bagi saya dan itu cukup membingungkan,terlebih karena saya belum berpengalaman dan ASI belum lancar sampai bayi berusia seminggu.

Untuk pengingat di masa depan tentang apa saja hal baik yang pernah saya lakukan dan supaya kesalahan yang sama tidak kembali terulang, dibawah ini tertulis beberapa cara dalam mempermudah persiapan nutrisi anak, dimulai sejak bari baru lahir hingga anak sudah siap menerima menu yang sama untuk sekeluarga.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan Nutrisi  Terbaik Untuk Anak dapat disingkat menjadi AVENT diantaranya adalah :

A = ASI Nutrisi Terbaik bagi si kecil
Usahakan untuk memperoleh ASI sesegera mungkin, banyak mencari informasi dan konsultasi pada Dokter/ bidan. Jangan mengulangi kesalahan saya yang dulu sempat terlambat melakukan dua hal penting diawal kelahiran sikecil, yaitu:
1.     Setelah lahir Bayi tidak langsung rawat gabung
2.     Belum memiliki Breastpump
Waktu itu kami belum pengalaman dan masih merasa kelelahan makanya si bayi selama semalam masih tidur di kamar bayi lalu keesokan harinya kami sudah boleh pulang.

Bayi yang masih banyak tidur dan belum memiliki breastpump, menjadikan ASI tidak banyak terstimulasi, mungkin itu salah satu faktor mengapa ASI saya baru lancar setelah seminggu.
Memiliki breastpump sangat membantu untuk mengosongkan ASI supaya stok ASI tetap lancar dan tidak tersumbat apalagi sampai berhenti sebelum waktunya
Setelah memperoleh banyak info, akhirnya saya memakai Philips Avent manual Breaspump yang telah membantu saya sejak masa ASI eksklusif hingga si kecil disapih pada usia 2 tahun

V = Variasikan menu makan si kecil 
Setelah si kecil berusia enam bulan, bunda bisa mengenalkan MP-ASI, dengan memperhatikan hal-hal berikut: 
  1. Sebelum anak berusia 1 tahun, hindari penambahan garam dan gula
  2. Perhatikan setiap label produk makanan/minuman, jangan sampai memberikan produk yang tidak cocok untuk bayi/anak
  3. Pilih Buah dan sayur yang segar, bersihkan biji-bijiannya supaya tidak tertelan
  4. Pilih bagian daging sapi/ayam yang lunak, buang tulang dan lemaknya. Jika memberikan menu Ikan, perhatikan sisik dan durinya supaya lebih nayaman dikonsumsi oleh bayi/anak
  5. Tidak menambahkan terlalu banyak lemak/minyak
  6. Pastikan makanan untuk bayi/anak dimasak secara matang merata, mudah dipotong oleh sendok/garpu, dan jangan ada bagian yang masih kenyal
  7. Disarankan untuk mengolah makanan secara dikukus supaya zat gizi yang terkandung tidak hilang.
E = Efisienkan waktu persiapan nutrisi si kecil dengan produk inovatif
Kehadiran beragam produk inovatif, seperti steamer,warmer, slow cooker, cooler bag dan banyak lagi, sangat membantu dalam menghemat waktu saat mempersiapkan nutrisi untuk si kecil.  Pilih produk yang berkualitas untuk performa maksimal seperti Philips AVENT, karena sudah terbukti aman,BPA Free, dan juga kompatibel dengan produk lain, seperti pada gambar dibawah ini,jadi makin praktis dan efisien,kan

N = Nyaman bagi Ibu dan Si Kecil
Menjaga kenyaman adalah faktor terpenting Supaya ibu tetap semangat dan tidak kerepotan dalam mempersiapkan nutrisi bagi si kecil.
Sebagai contoh misal saat sedang dalam perjalanan jauh ibu masih tetap bisa pumping dengan barang bawaan yang ringkas jika menggunakan philips avent manual breastpump dan breastmilk bag.
Bayi pun akan senang karena dimanapun berada ASI dan MPASI-nya bisa tetap hangat jika membawa Philips Avent Thermal Bottle warmer.

T = Tetap Jaga Kebersihan 
Kebersihan yang dimaksud meliputi kebersihan diri dan kebersihan makanan serta  peralatan makan-minum si kecil
  1. Cuci tangan saat hendak menyusui, pumping dan mempersiapkan MPASI
  2. Cuci setiap bahan makanan seperti daging,ayam,ikan,sayur dan buah. Potong kupas seperlunya,simpan dalam wadah
  3. Cuci peralatan makan si kecil dan sterilkan, Untuk urusan ini saya sangat terbantu oleh alat sterilizer automatis
Info mengenai produk Philips Avent bisa langsung ke Website Philips Avent


Tulisan ini diikutsertakan untuk  #TUMBloggersCompetition bersama #AventSahabatBunda yang berlangsung pada 18 Januari - 18 Februari 2018

3 komentar

Philips Avent Manual Breastpump, A Review for my new Favorit Breastpump #TUMBloggersCompetition #AventSahabatBunda

Philips Avent Manual Breastpump ini ibarat kado yang datang disaat yang tepat dan benar-benar sangat bermanfaat buat saya. Usaha untuk memberi lebih banyak ASI jadi makin maksimal dengan Philips Avent Manual Breastpump terlebih karena saya belum pernah mencoba pompa manual dan saya merasa hasil pompa saya selama ini belum maksimal karena terhambat beberapa kendala..

Sedikit curhat,saya jadi teringat saat perjalanan dinas ke Kudus. Sebagai ibu menyusui tentunya kegiatan memompa sudah menjadi agenda rutin,karena saya menginginkan proses memompa yang cepat makanya saya pilih breastpump elektrik. Sebenarnya tidak ada masalah dengan pilihan pompa ini,namun ternyata ketika saya melakukan perjalanan Yogyakarta-Kudus PP barulah saya menyadari kalau memiliki pompa manual juga tak kalah penting karena kita tidak perlu repot-repot membawa banyak peralatan (kabel,charger,baterai) dan juga tak perlu khawatir kehabisan baterei . Saat dikantor dan dirumah pun kalau pakai pompa manual jadi tidak khawatir kalau tiba-tiba mati listrik.

Saya sangat beruntung karena sebelum ditugaskan untuk melakukan perjalanan berikutnya saya sudah mendapatkan Philips Avent manual Breastpump. Saya pun sudah tak sabar ingin segera mencobanya tapi tentunya tidak bisa langsung digunakan karena harus di steril dulu.

Pada postingan ini akan saya tuliskan ulasan tentang pengalaman saya selama menggunakan Philips Avent Manual Breastpump. 

Keunggulan Philips Avent Manual Breastpump
  1. Mudah digunakan tanpa perlu repot baca manual, tanpa perlu pengenalan terhadap karakter pompa mengenai settingan kecepatan dan hisapan, tidak perlu pencet tombol tertentu cukup gerakan tuas maka Alat bisa langsung bekerja,biarkan feeling kita yang mengatur sendiri
  2. Lebih cepat memancing LDR, mungkin karena bentuk lehernya yang pendek dan penghisap tepat diatas jadi proses hisapannya efektif memancing Let Down Reflex (LDR)
  3. Bantalan karet lebih tebal dan lebih empuk,ada penebalan bantalan karet (bentuknya jadi seperti motif bunga) yang memberikan rasa nyaman saat memompa rasanya jadi seperti dipijat


  4. Ringan,karena tidak ada adaptor,charger dan cadangan baterei yang harus ikut dibawa saat bepergian
  5. Tidak berisik, saat malam hari bisa memompa didekat si kecil tanpa perlu khawatir ada suara motor breastpump yang bisa membangunkan si kecil.
  6. Bisa memompa kapan saja dimana saja tanpa harus dekat-dekat saluran listrik atau beli banyak batere. 
  7. Posisi Memompa bisa diatur senyaman mungkin karena  tidak perlu membungkuk
  8. Bahannya aman karena sudah BPA Free 
  9. Mudah dirakit dan mudah dibersihkan
Dibalik semua keunggulannya terdapat kelemahan dari Philips Avent manual breastpump yaitu tidak bisa bergerak otomatis (Yaiyalah,namanya juga pompa manual :P) jadi gerakan memompanya diatur sendiri saja,kalau sudah terasa pegal ya berhenti dulu atau pindah ke tangan yang satunya lagi. Selain itu dalam masalah harga Philips Avent Manual Breast pump tergolong memiliki harga 'premium' namun itu sebanding dengan kualitasnya yang juga premium. Sesuai dengan istilah 'Ada harga, Ada barang'.

Biasanya tiap akhir pekan saya kesulitan memompa jika harus memompa sambil menyusui bayi karena si bayi  aktif menggapai kabel , selang breastpump serta benda-benda lain disekitarnya tapi sejak menggunakan Philips Avent manual breastpump hal tersebut bisa dihindari bahkan kegiatan memompa diakhir pekan bisa disiasati bersamaan dengan menyuapi ataupun meninabobokan karena saya lebih bebas bergerak bersama pompa manual tanpa ada kabel yang menjuntai. 

Dari hasil memompa menggunakan Philips Avent manual breastpump saya bisa menyisihkan sedikitnya 50 ml yang saya lakukan bersamaan sambil menyuapi bayi padahal biasanya ga pernah bisa pumping sambil nyuapin. Lumayan nambah stok ASI untuk dibawa ke daycare. Tapi kalau sedang penuh-penuhnya gak usah pake lama dalam 10 menit bisa langsung dapat full kapasitas 125ml
Hasil pumping pakai Avent manual breastpump :D


Sumber Gambar: Dokumen Pribadi, FP Philips Avent dan Google Image

Philips Avent Manual Breastpump, benar-benar solusi penyelamat ASI terutama bagi si kecil yang bundanya harus kembali bekerja,  saya pun tak ragu  untuk mempercayakan kebutuhan nutrisi si kecil  pada  produk inovatif dari Philips Avent.
#TUMBloggersCompetition  #AventSahabatBunda

Sunday, 18 January 2015 3 komentar

Philips Avent Manual Breastpump, A Review for my new Favorit Breastpump #TUMBloggersCompetition #AventSahabatBunda

Philips Avent Manual Breastpump ini ibarat kado yang datang disaat yang tepat dan benar-benar sangat bermanfaat buat saya. Usaha untuk memberi lebih banyak ASI jadi makin maksimal dengan Philips Avent Manual Breastpump terlebih karena saya belum pernah mencoba pompa manual dan saya merasa hasil pompa saya selama ini belum maksimal karena terhambat beberapa kendala.

Sedikit curhat,saya jadi teringat saat perjalanan dinas ke Kudus. Sebagai ibu menyusui tentunya kegiatan memompa sudah menjadi agenda rutin,karena saya menginginkan proses memompa yang cepat makanya saya pilih breastpump elektrik. Sebenarnya tidak ada masalah dengan pilihan pompa ini,namun ternyata ketika saya melakukan perjalanan Yogyakarta-Kudus PP barulah saya menyadari kalau memiliki pompa manual juga tak kalah penting karena kita tidak perlu repot-repot membawa banyak peralatan (kabel,charger,baterai) dan juga tak perlu khawatir kehabisan baterei . Saat dikantor dan dirumah pun kalau pakai pompa manual jadi tidak khawatir kalau tiba-tiba mati listrik.

Saya sangat beruntung karena sebelum ditugaskan untuk melakukan perjalanan berikutnya saya sudah mendapatkan Philips Avent manual Breastpump. Saya pun sudah tak sabar ingin segera mencobanya tapi tentunya tidak bisa langsung digunakan karena harus di steril dulu.

Pada postingan ini akan saya tuliskan ulasan tentang pengalaman saya selama menggunakan Philips Avent Manual Breastpump. 

Keunggulan Philips Avent Manual Breastpump
  1. Mudah digunakan tanpa perlu repot baca manual, tanpa perlu pengenalan terhadap karakter pompa mengenai settingan kecepatan dan hisapan, tidak perlu pencet tombol tertentu cukup gerakan tuas maka Alat bisa langsung bekerja,biarkan feeling kita yang mengatur sendiri
  2. Lebih cepat memancing LDR, mungkin karena bentuk lehernya yang pendek dan penghisap tepat diatas jadi proses hisapannya efektif memancing Let Down Reflex (LDR)
  3. Bantalan karet lebih tebal dan lebih empuk,ada penebalan bantalan karet (bentuknya jadi seperti motif bunga) yang memberikan rasa nyaman saat memompa rasanya jadi seperti dipijat


  4. Ringan,karena tidak ada adaptor,charger dan cadangan baterei yang harus ikut dibawa saat bepergian
  5. Tidak berisik, saat malam hari bisa memompa didekat si kecil tanpa perlu khawatir ada suara motor breastpump yang bisa membangunkan si kecil.
  6. Bisa memompa kapan saja dimana saja tanpa harus dekat-dekat saluran listrik atau beli banyak batere. 
  7. Posisi Memompa bisa diatur senyaman mungkin karena  tidak perlu membungkuk
  8. Bahannya aman karena sudah BPA Free 
  9. Mudah dirakit dan mudah dibersihkan
Dibalik semua keunggulannya terdapat kelemahan dari Philips Avent manual breastpump yaitu tidak bisa bergerak otomatis (Yaiyalah,namanya juga pompa manual :P) jadi gerakan memompanya diatur sendiri saja,kalau sudah terasa pegal ya berhenti dulu atau pindah ke tangan yang satunya lagi. Selain itu dalam masalah harga Philips Avent Manual Breast pump tergolong memiliki harga 'premium' namun itu sebanding dengan kualitasnya yang juga premium. Sesuai dengan istilah 'Ada harga, Ada barang'.

Biasanya tiap akhir pekan saya kesulitan memompa jika harus memompa sambil menyusui bayi karena si bayi  aktif menggapai kabel , selang breastpump serta benda-benda lain disekitarnya tapi sejak menggunakan Philips Avent manual breastpump hal tersebut bisa dihindari bahkan kegiatan memompa diakhir pekan bisa disiasati bersamaan dengan menyuapi ataupun meninabobokan karena saya lebih bebas bergerak bersama pompa manual tanpa ada kabel yang menjuntai. 

Dari hasil memompa menggunakan Philips Avent manual breastpump saya bisa menyisihkan sedikitnya 50 ml yang saya lakukan bersamaan sambil menyuapi bayi padahal biasanya ga pernah bisa pumping sambil nyuapin. Lumayan nambah stok ASI untuk dibawa ke daycare. Tapi kalau sedang penuh-penuhnya gak usah pake lama dalam 10 menit bisa langsung dapat full kapasitas 125ml
Hasil pumping pakai Avent manual breastpump :D


Sumber Gambar: Dokumen Pribadi, FP Philips Avent dan Google Image
Philips Avent Manual Breastpump, benar-benar solusi penyelamat ASI terutama bagi si kecil yang bundanya harus kembali bekerja,  saya pun tak ragu  untuk mempercayakan kebutuhan nutrisi si kecil  pada  produk inovatif dari Philips Avent.
#TUMBloggersCompetition  #AventSahabatBunda